“Saya apresiasi…”

Tampaknya sayang, jika sebuah bangsa besar lagi-lagi harus keliru dalam memahami sebuah kata yang mestinya digunakan secara proporsional saat digunakan dalam suatu kalimat. Masih hangat terngiang di telinga saat mendengar seorang aktivis, yang kiprahnya sudah membahana di seantero jagat ibu kota mengucapkan sebuah kalimat yang akhirnya memaksa saya untuk membuka kembali kamus di rak buku atau pun kamus daring yang dapat diakses secara cuma-cuma. Aktivis tersebut rupanya sedang mencoba mengekspresikan penghargaannya dengan cara memberikan buku kepada para peserta seminar yang berada lebih dulu di tempat pelaksanaan satu jam sebelum dimulainya acara.
“Siapa yang tiba di ruangan ini sepuluh menit lebih awal?” tanya aktivis tadi. Beberapa peserta berlomba-lomba mengacungkan jari berharap mendapatkan buku yang ditulis langsung oleh orang nomor satu di ruangan itu. Raut kecewa tersempul dari wajah-wajah mupeng peserta saat sang aktivis menanyakan kembali dan merentang waktu tiba para peserta, seakan berharap menemukan peserta yang datang lebih awal lagi. Singkatnya, partanyaan itu pun berlanjut hingga hadiah jatuh ke tangan peserta yang tiba di ruangan satu jam sebelum dimulainya acara. Selanjutnya dilanjutkan dengan ucapan sang aktivis, “Saya apresiasi sekali kepada peserta yang hadir tepat waktu..terlebih kepada yang datang jauh lebih awal,” seraya mengajak hadirin untuk bertepuk tangan dan meneriakkan yel-yel semangat bagi semua peserta yang hadir.
Nah, benarkah penggunaan kata apresiasi dalam kalimat tersebut? Menurut KBBI kata apresiasi sendiri termasuk kata benda yang terdiri dari lima suku kata, ap•re•si•a•si /aprésiasi/. Masih dijelaskan dalam KBBI, lema ini memiliki bentuk verbal yaitu berapresiasi dan mengapresiasi. Berapresiasi artinya memiliki apresiasi atau ada apresiasi, sementara mengapresiasi artinya melakukan pengamatan, penilaian, atau penghargaan. Mungkin si penutur mengiaskan kata apresiasi dengan pola sinonimnya yaitu hargai atau menghargai. Itu pun masih terdengar janggal sebab terdapat kata kepada di sana. Contohnya: Saya hargai sekali kepada peserta yang hadir tepat waktu dan Saya hargai sekali peserta yang hadir tepat waktu. Dalam contoh ini, yang lebih tepat tentu contoh kedua.
Pada kalimat yang diujarkan oleh aktivis di atas, saya pikir penggunaan kata tersebut tidaklah cocok atau mungkin zalim terhadap fungsi penggunaan kata itu sendiri. Apresiasi adalah kata benda. Dalam bahasa Indonesia, gabungan dua kata benda tidak dapat menjadi sebuah kalimat sempurna, dengan alasan bahwa maksud atau tujuan penyampaian belum terealisasikan kepada atau dipahami oleh mitra tutur; lawan bicara; pembaca. Namun demikian, meski hanya terdiri dari subjek dan predikat tunggal, contohnya, Afriani mabuk, kalimat ini sudah berterima dan dapat dikatakan sebagai sebuah kalimat lengkap, karena lawan bicara akan segera paham dan tak menghasilkan pertanyaan lanjutan.
Dalam bahasa Arab, gabungan dua kata benda dapat menjadi kalimat sempurna atau disebut juga al-jumlah al-mufiidah. Contohnya, Zahra mujtahidah, Zahra anak yang rajin. Zahra, jelas merupakan kata benda (nama orang/isim ‘alam). Sedangkan mujtahidah dilihat dari sisi bentuk kata merupakan kata benda (isim fa’il/kata benda pelaku) karena berakar atau merupakan derivasi dari kata ijtahada-yajtahidu yang artinya bersungguh-sungguh; serius, namun kata mujtahidah pun menduduki fungsi sebagai kata sifat dari sisi makna. Ini dalam bahasa Arab, tentunya berbeda dengan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia tidak mengenal sistem derivasi seperti ini.
Untuk kasus penggunaan kata oleh sang aktivis di atas, lema yang mestinya digunakan menurut saya adalah apresiatif, karena apresiatif merupakan kata sifat dari kata benda apresiasi. ”Saya apresiatif sekali terhadap peserta yang hadir tepat waktu, terlebih bagi mereka yang hadir sebelum acara ini dimulai”. Atau mengapresiasi, “Saya sangat mengapresiasi peserta yang hadir tepat waktu, terlebih bagi mereka yang hadir sebelum acara ini dimulai”.

One thought on ““Saya apresiasi…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s